Standar Masker Kain standar sni
Informasi Terkini

Alternatif, Yuk Simak Standar Masker Kain Untuk Mencegah Covid-19

Adanya anjuran untuk selalu menggunakan alat penutup mulut dan hidung guna mencegah penularan Covid-19, membuat barang tersebut menjadi langkah. Tak hanya untuk masyarakat luas, surgical mask juga sulit didapatkan oleh tenaga medis. Sehingga, untuk mengutamakan kebutuhan petugas medis, maka muncullah anjuran untuk menggunakan penutup dari kain. Berikut standar masker kain yang aman untuk mencegah Covid-19.

Syarat Penutup Wajah Menurut Badan Sertifikasi Nasional

1. Terdiri Dari Dua Lapis

Penutup wajah yang memenuhi kategori SNI adalah yang terdiri dari dua lapisan kain serta bisa dicuci beberapa kali. Hal ini dikarenakan, alat kesehatan tersebut dirasa lebih mampu memenuhi syarat untuk mencegah penularan Covid-19. Dibandingkan dengan penutup wajah yang hanya satu lapis, seperti scuba mask dan buff. Dimana kedua benda tersebut kurang kuat dalam menahan percikan droplet.

Standar Masker Kain

Meskipun terdiri dari dua lapis, tetapi pastikan bahwa penutup wajah yang dipilih tidak menghalangi jalan napas, namun tetap menutup mulut dan hidung dengan baik. Kendati demikian, lingkup penutup wajah SNI tersebut memberikan pengecualian pada beberapa hal, seperti penutup yang diperuntukkan bagi bayi serta yang terbuat dari kain nonwoven.

2. Pemilihan Bahan Kain Yang Digunakan

Hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih penutup wajah dari kain adalah bahan kain yang digunakan. Apalagi kini tersedia banyak mask yang terbuat dari beraneka jenis kain. Akan tetapi, tiap bahan yang digunakan tentunya memiliki tingkat penyaringan serta kemampuan yang tak sama. Dimana, efisiensi filtrasi pada penutup wajah tersebut tergantung pada jenis serat dan kerapatan anyaman kain.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, tingkat filtrasi mask dari kain yang baik berada antara 0,7 hingga 60 persen. Biasanya, pada penutup wajah yang memiliki banyak lapisan akan memiliki efisiensi penyaringan yang lebih tinggi, dibandingkan dengan yang hanya satu lapisan. Jadi, selain menggunakan bahan yang berlapis, usahakan pula penutup wajah yang digunakan memiliki tingkat filtrasi yang tinggi.

Jenis kain yang sangat disarankan untuk membuat masker adalah dari bahan katun murni yang di tenun tanpa ada campuran dari benang lain. Dimana, ciri dari bahan tersebut adalah tidak akan mudah melar ketika ditarik kuat. Selain itu, bahan kain yang baik biasanya tidak akan mengalami perubahan bentuk, baik melonggar ataupun menciut ketika dicuci menggunakan mesin.

Selain dari kain yang digunakan, hal yang perlu diperhatikan lainnya adalah kondisi pengaitnya. Dimana bagian tersebutlah yang berperan dalam menjaga penutup wajah yang digunakan tetap berada di tempatnya. Tali atau karet yang terlalu longgar, biasanya akan membuat pengguna sering menyentuh wajah untuk menatanya. Sebaliknya, tali pengait yang terlalu ketat akan membuat sulit untuk bernapas, maka lebih baiknya pilih yang sesuai.

3. Pengemasan

Karena banyaknya permintaan akan penutup wajah dari kain, maka tak heran jika banyak masyarakat yang berbondong-bondong untuk memproduksi dan menjual barang tersebut. Agar kualitas mask yang dihasilkan tetap baik dan terjaga dari resiko kontaminasi virus maupun bakteri, maka pemerintah mengeluarkan peraturan SNI terkait dengan aturan pengemasan penutup wajah yang benar.

tips menggunakan masker kain

Dalam aturannya, sebaiknya mask kain dikemas per buah, dengan cara dilipat dan minimalnya dibungkus dengan menggunakan plastik. Akan lebih baik lagi jika pada produk kain tersebut dilengkapi dengan penanda, misalnya saja merk, pembuat, jenis bahan, tipe, petunjuk penyucian, atau bahkan label antibakteri, jika memang dilakukan pengujian. Oleh karena itu, sebelum anda membeli penting untuk melihat pengemasannya.

Dalam memilih penutup wajah yang terbuat dari kain, anda perlu memperhatikan beberapa hal penting, mulai dari bentuk, bahan yang digunakan, hingga pengemasan. Sebelum menggunakan alat kesehatan tersebut, pastikan untuk mencucinya terlebih dahulu dengan menggunakan sabun. Hal tersebut dilakukan untuk menghilangkan kuman yang mungkin hinggap pada bahan kain yang digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *