Uncategorized

Paparan Asap Rokok Sebabkan Mendengkur Pada Anak?

Ada beberapa alasan mengapa para dokter, ahli dan peneliti sepakat bahwa anak harus dijauhkan dari paparan asap rokok. Hal ini karena paparan asap rokok dapat menyebabkan berbagai hal negatif terjadi pada anak, salah satunya dapat menjadi penyebab mendengkur pada anak.
Hal tersebut terjadi karena kandungan kimia berbahaya yang terdapat di balik rokok. Rokok pun memiliki tingkat efektivitas yang sangat tinggi dalam menyebarkan bahan kimia yang beracun pada perokok pasif atau orang – orang yang menghembus asap rokok tanpa ikut merokok, terutama bayi.
Bahaya Rokok Sebabkan Mendengkur Pada Anak
Sebuah analisis penelitian menunjukkan fakta bahwa terjadi peningkatan kondisi mendengkur yang terjadi pada anak dengan presentase sebesar 87% jika anak didekatkan dengan perokok aktif. Penemuan ini diungkapkan oleh peneliti Tiongkok yang melakukan uji sample pada 88.000 anak yang melibatkan sebanyak 24 penelitian.
Oleh sebab itu sangat dianjurkan agar ketika bayi sedang berada pada masa tumbuh kembangnya, si bayi tidak boleh didekatkan dengan perokok aktif. Jika pun ayah bayi merokok, pastikan jauh dari kondisi bayi berada.
Kondisi mendengkur pada anak memang terkadang terkesan seperti sepele atau beberapa orang menganggap hal ini adalah hal yang biasa. Akan tetapi sebenarnya kondisi mendengkur yang terjadi pada bayi atau anak dapat menjadi salah satu penyebab anak mengalami sleep apnea ketika tidur dan sangat berbahaya bagi kesehatan jangka panjang anak.
Selain itu, anak dan bayi yang sering terpapar oleh asap rokok rentan juga terkena radang sinus dan infeksi pada saluran telinga. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan karena bukan tidak mungkin jika terus menerus terpapar dan resiko radang sinus atau infeksi saluran telinga dibiarkan, anak dapat kehilangan kemampuan pendengarannya.
Dampak buruk asap rokok bagi anak khususnya jika ibu sang anak merupakan perokok aktif adalah kematian mendadak. Selain itu, anak – anak dan bayi yang terpapar oleh asap rokok juga memiliki resiko dirinya terkena serangan meningitis lebih tinggi. Kondisi batuk atau pilek pun lebih mudah menyerang anak – anak serta bayi yang terpapar oleh asap rokok.
Karena banyaknya dampak buruk yang berpotensi terjadi pada kesehatan bayi dan anak, untuk itu sangat penting agar kebersihan lingkungan selalu terjaga. Selain membersihkan rumah dan menyediakan ventilasi udara yang cukup, menyeterilkan lingkungan rumah dari asap rokok juga sangat diperlukan.
Memang harus kita akui berhenti dari kegemaran merokok bukan hal yang mudah. Otak akan terpancing untuk melakukannya lagi dan lagi. Mereka yang suka merokok bahkan mengaku jika sehari saja tanpa merokok kehidupan menjadi hampa.
Sebagian orang juga merasa dirinya mendapat kesenangan dari merokok. Namun Anda harus segera menghindarinya karena kesenangan Anda tersebut sangat tidak baik dan justru sangat berbahaya bagi keluarga Anda di rumah.
Jika si kecil menunjukkan gejala akibat sering terpapar asap rokok seperti mengalami sesak nafas, kulit dan bibir yang tampak berwarna kebiruan, lemas, demam dan berat badannya tidak bertambah walau nutrisinya sudah terjaga maka Anda harus segera konsultasikan kepada dokter. Nantinya dokter akan memberikan tindakan penanganan lanjutan.
Itulah beberapa hal yang harus diketahui orang tua tentang bahaya paparan asap rokok pada anak yang dapat berpotensi mengakibatkan berbagai bahaya kesehatan termasuk anak yang mendengkur. Jadi jauhkan anak dari terpapar asap rokok dan budayakan hidup sehat sejak dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *