Penyebab Pertumbuhan Janin Terhambat
Health And Beauty

Pertumbuhan Janin Terhambat ? Kenali 7 Penyebabnya

Saat hamil, bunda memang harus menjaga kesehatan dengan baik agar bayi dalam kandungan tetap terjaga. Sebab saat memasuki trimester ketiga hingga terakhr janin akan terus berkembang dan mengikuti usia kehamilan. Pada saat memasuki usia kehamilan ini anda akan mendapatkan banyak sekali anjuran dari dokter kandungan agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Salah satunya adalah pertumbuhan janin terhambat. Yuk simak penyebabnya!

Faktor Penyebab Pertumbuhan Janin Melambat

1 Mengandung Bayi Kembar

Pada beberapa kasus, janin yang tumbuh terhambat bisa disebabkan karena mengandung bayi kembar. Hal ini bisa disebabkan karena plasenta tidak dapat bekerja secara efesien dan memenuhi kebutuhan nutrisi dari bayi kembar. Bunda tidak perlu khawatir dan segera lakukan konsultasi dengan dokter kandungan untuk menangani bayi tumbuh lambat.

faktor ini penyebab pertumbuhan janin terhambat

2. Infeksi Selama Kehamilan

Ibu hamil yang menderita infeksi tertentu seperti toksokplasma, sifilis, atau rubella memiliki peluang yang menyebabkan bayi lambat berkembang. Segeralah lakukan pemeriksanaan ke dokter kandungan untuk meminimalisis bayi tertular infeksi tersebut. Sebab saat bayi ikut terinfeksi, pertumbuhannya akan ikut melambat. Sehingga bunda harus segera melakukan pemeriksaan agar infeksi yang dialami tidak menular ke jabang bayi.

3. Pola Hidup Sehat

Tak bisa dipungkiri, pola hidup yang tidak bisa sehat bisa menjadi penyebab pertumbuhan janin terhambat. Konsumsi makanan yang tidak sehat, kebiasaan merokok ataupun mengkonsumsi minuman beralkohol selama kehamilan akan meningkatkan resiko pertumbuhan bayi yang terhambat. Oleh karenanya wajib bagi ibu hamil untuk menjaga kondisi kehamilan dengan tidak mengkonsumsi makanan beralkohol dan merokok.

4. Menderita Preeklampsia

Ibu hamil yang mengalami hipertensi selama kehamilan bisa saja mengalami preeklamsi. Saat mengalami preeklampsia, tekanan darah akan mengalami peningkatakan. Hal ini kemudian akan memperlambat pemberian nutrisi pada ibu hamil dan janin. Jabang bayi yang ada di dalam rahim akan tumbuh terhambat karena tidak adanya asupan nutrisi. Segera lakukan pemeriksaan ke dokter kandungan untuk meminta penanganan yang tepat.

5. Cairan Ketuban yang Sedikit

Penyebab pertumbuhan janin yang lambat juga bisa disebabkan karena volume air ketuban yang sedikit. Janin memang memerlukan cairan ketuban yang cukup untuk menunjang perkembangan tubuhnya secara normal. Sehingga si jabang bayi tidak akan tumbuh dengan normal saat masih ada di dalam kandungan jika cairan yang ada di dalam ketuban sedikit.

Waspada bahaya pertumbuhan janin terhambat

6. Kurangnya Asupan Asam Folat

Saat masa kehamilan, penting kiranya untuk memperbanyak mengkonsumsi asam folat. Selama kehamilan dapat meningkatkan resiko cacatnya tempurung kepala dan tulang punggung bayi. Usahakan untuk tidak telat mengkonsumsi asam folat saat masa masa kehamilan. Hal ini karena bisa menyebabkan infeksi aktif toksoplasma yang berpotensi menimbulkan catat hingga keguguran.

7. Kekurangan ataupun Kelebihan Gizi

Kebutuhan gizi yang dibutuhkan pada tahap ini adalah asam folat, AA/DHA, magnesium, kalsium, zat besi dan vitamin lain. Kebutuhan vitamin yang berlebih ini akan meningkatkan resiko kecacatan pada bayi. Mengkonsumsi vitamin A yang berlebihan dapat menimbulkan cacat pada bayi. Sementara kekurangan asam folat juga dapat menimbulkan kecacatan pada tempurung kepala dan tulang punggung bayi. Penyakit autoimun dan infeksi juga membahayakan janin.

Itulah beberapa faktor yang bisa menyebabkan melambatnya pertumbuhan bayi. Penting bagi bunda untuk selalu menjaga kesehatan tubuh dan mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang saat masa masa kehamilan. Cobalah mengkonsumsi makanan yang kaya akan folat dan mengkonsumsi vitamin tambahan. Namun jangan berlebihan mengkonsumsi vitamin karena tidak baik untuk perkembangan janin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *