Anda Tengah Berburu Hand Sanitizer Cek Faktanya Disini
Informasi Terkini

Ramai Diburu Selama Pandemi, Berikut 5 Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Hand Sanitizer

Memasuki era new normal, masyarakat percaya bahwa masker serta penyanitasi tangan mampu mencegah penyebaran virus Covid-19. Ketika berada di tempat umum, kedua alat tersebut merupakan senjata perang yang wajib dibawa. Di sisi lain, sejak pandemi terjadi, hand sanitizer menjadi barang yang cukup langka karena masyarakat melakukan panic buying. Namun jangan asal menggunakannya, berikut hal yang harus anda ketahui sebelum memakai penyanitasi tangan.

Serba Serbi Mengenai Penyanitasi Tangan yang Wajib Anda Tahu

1. Memiliki Kadaluwarsa

Produk penyanitasi tangan memang bisa disimpan selama bertahun-tahun jika ditempatkan pada suhu ruang yang stabil. Dan produk ini sebenarnya tidak memiliki tanggal kadaluwarsa karena kandungan alkohol di dalamnya. Namun produsen tetap perlu mencantumkan tanggal kadaluarsanya. Agar produk tetap awet, lebih baik anda menyimpannya jauh dari paparan sinar matahari. Karena sifat dari alkohol yang mudah menguap apabila terkena sinar dari matahari tersebut.

Mengenai Hand Sanitizer kate wise dan putrinya

2. Alkohol Merupakan Bahan Utama

Senyawa yang terdapat di dalam alkohol dipercaya sebagai salah satu bahan untuk membunuh beragam virus dan bakteri. Kandungan dari alkohol ini dapat menonaktifkan serta melumpuhkan jaringan protein yang terdapat dalam virus dan bakteri. Proses tersebut dinamakan denaturasi, yang bisa membuat virus atau bakteri terurai, akibat dari perubahan sifat protein. Sebaiknya alkohol yang terdapat di dalam produk penyanitasi tangan minimal sejumlah 60 persen.

3. Kadar Alkohol 60 Hingga 100 Persen

Seperti yang sudah disebukan sebelumnya, bahwa alkohol merupakan bahan utama yang terkandung di dalam penyanitasi tangan. Alkohol ini dipercaya ampuh dalam membunuh berbagai macam virus, bakteri, dan kuman, jika memiliki konsentrasi 60 persen. Beberapa contoh bakteri yang sangat mudah diatasi oleh alkohol, yaitu bakteri E.coli. Bahan ini pun disebut-sebut efektif untuk menjinakkan virus, termasuk juga Virus Corona.

Penelitian yang dilakukan para ahli menyebutkan bahwa konsentrasi alkohol 60 persen atau lebih mampu menangkal virus lebih efektif. Namun terdapat efek yang diberikan ketika memakai kandungan alkohol 100 persen. Yaitu dapat membuat kulit kering dengan sangat cepat, bahkan bisa saja menyebabkan iritasi. Terlebih pada lapisan kulit yang tipis dan sensitif. Maka penggunaan penyanitasi tangan dengan kandungan di atas 60 persen tidak dianjurkan digunakan secara rutin.

4. Dapat Menyebabkan Keracunan pada Anak-Anak

Menggunakan produk hand sanitizer sebagai pembersih tangan perlu kehati-hatian, terlebih bagi anak-anak. Jika produk tersebut tertelan, maka dapat membuat reaksi gangguan kesehatan. Seperti keracunan, karena adanya kandungan alkohol di dalamnya. Setelah menggunakan penyanitasi tangan, sebaiknya tunggu hingga kering terlebih dahulu sebelum menyentuh makanan. Menunggu hingga kering juga efektif untuk mencegah virus atau bakteri berkembang.

Mengenai Hand Sanitizer coronavirus

5. Tidak Melindungi dari Semua Jenis Mikroba

Penggunaan produk penyanitasi tangan merupakan alternatif apabila anda tidak bisa menemukan tempat untuk mencuci tangan. Tetapi, penggunaan produk ini tidak serta merta dapat menghilangkan semua jenis mikroba. Seperti cryptosprodium yang merupakan parasit penyebab masalah pencernaan dan pernapasan, serta clostridium difficile yang dapat menyebabkan peradangan usus. Mikroba tersebut tidak dapat dihilangkan hanya dengan penyanitasi tangan.

Itulah beberapa hal yang perlu anda ketahui mengenai produk penyanitasi tangan. Sebaiknya pilih produk dengan hati-hati dan lihat dengan teliti kandungan di dalamnya. Jangan sering-sering menggunakan produk yang memiliki kandungan alkohol di atas 60 persen, karena dapat membuat tangan anda kering. Dan alangkah lebih baiknya apabila anda mencuci tangan dengan sabun, sebelum dan sesudah beraktivitas jika memungkinkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *