pertumbuhan bakteri ini
Health And Beauty

Sudah Tahu Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan Bakteri? Yuk Cari Tahu Disini

Proses pertumbuhan adalah proses dimana meningkatnya jumlah kuantitas massa sel dengan terbentuknya sel sel baru. Proses tersebut akan tergantung dari kemampuan sel dalam membentuk protoplasma baru dari nutrien yang tersedia di lingkungan. Pada bakteri, pertumbuhan terjadi secara aseksual yang disebut dengan pembelahan bines. Pertumbuhan bakteri dapat dipengaruhi oleh banyak faktor. Yuk simak faktor pertumbuhan tersebut disini.

Faktor Yang Memengaruhi Bakteri Mengalami Pertumbuhan

1. Suhu

Pertumbuhan yang terjadi pada bakteri dipengaruhi oleh kisaran suhu. Dimana berdasarkan dari kisaran suhu aktivitas tersebut, bakteri dapat dibagi menjadi 3 golongan. Golongan pertama merupakan bakteri psikrofil yang hidup pada daerah dengan suhu antara 0° hingga 30° Celcius, dengan suhu optimum 15° Celcius. Golongan kedua ada bakteri mesofil yang hidup di daerah suhu antara 15° hingga 55° Celcius, dengan suhu optimum 25° hingga 40° Celcius.

Kemudian ada golongan ketiga ada bakteri termofil yang hidup di daerah suhu tinggi diantara 40° hingga 75° Celcius, dengan suhu optimum sekitar 50° hingga 65° Celcius. Namun kemudian pada tahun 1967 di daerah Yellow Stone Park telah ditemukan bakteri yang dapat hidup dalam sumber air panas yang memiliki suhu 93° hingga 500° Celcius.

2. Kelembapan

Selain suhu, pertumbuhan bakteri juga dipengaruhi oleh faktor kelembapan. Umumnya bakteri akan memerlukan kelembapan yang cukup tinggi, yakni sekitar 85 persen. Hal ini dikarenakan adanya pengurangan kadar air dari protoplasma yang dapat menyebabkan kegiatan metabolisme bakteri menjadi terhenti, misalnya pada proses pembekuan atau pun pengeringan.

3. Cahaya

Cahaya memiliki pengaruh yang begitu besar untuk membantu proses bakteri tumbuh. Dimana cahaya akan merusak sel mikroorganime yang tidak memiliki klorofil. Kemudian sinar ultraviolet akan menyebabkan terjadinya ionisasi komponen sel yang mengakibatkan terjadinya pertumbuhan yang terhambat atau bahkan menyebabkan kematian. Sehingga pengaruh cahaya yang terjadi pada bakteri dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengawetan bahan makanan.

Pada saat keadaan lingkungan yang sedang tidak menguntungkan, seperti suhu yang tinggi, kekeringan, atau zat zat kimia tertentu, beberapa bakteri spesies Bacillus yang aerob dan beberapa bakteri spesies Clostridium yang anaerob dapat mempertahankan dirinya dengan membentuk spora. Dimana pertumbuhan bakteri berbentuk spora tersebut dibentuk dalam sel yang disebut endospora.

4. Nutrisi

Nutrisi merupakan sumber makan bagi suatu organisme atau mikroba. Mikroba sendiri terdiri dari beberapa macam, sehingga kebutuhan makanan akan nutrisi juga berbeda beda tergantung dengan jenisnya. Mikroba jenis bakteri kebanyakan membutuhkan zat organis seperti garam yang mengandung sodium, potassium, kalsium, magnesium, zat besi, klorin, sulfur, dan posporus. Namun selain itu, bakteri juga memerlukan sumber makanan yang mengandung C, H, O, dan N.

5. Air, Oksigen, dan Karbondioksida

Air adalah komponen utama dalam sel mikroba, dimana berfungsi sebagai oksigen untuk bahan organik sel pada respirasi. Tidak hanya itu, air juga berfungsi sebagai pelarut dan alat pengangkut dalam proses metabolisme. Sedangkan oksigen sangat diperlukan mikroba untuk bernapas, dalam proses pertumbuhan bakteri oksigen tersebut bisa didapat dari udara bebas atau suatu senyawa. Dan karbondioksida dibutuhkan sebagai karbon utama oleh mikroba.

Nah demikian penjelasan mengenai berbagai faktor yang dapat memengaruhi bakteri untuk tumbuh. Perlu diketahui bahwa setiap bakteri akan memiliki kondisi optimum yang berbeda beda. Sehingga pada saat melakukan proses bioteknologi, ada baiknya faktor faktor yang berpengaruh tersebut selalu diperhatikan untuk pengendalian bakteri pada saat mengalami pertumbuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *